Showing posts with label PENGGUNAAN ALAT LIVE SAVING. Show all posts
Showing posts with label PENGGUNAAN ALAT LIVE SAVING. Show all posts

Wednesday, 26 March 2014

PEMAKAIAN DAN PEMELIHARAAN ALAT MANOMETER OKSIGEN

PENGGUNAAN ALAT LIVE SAVING

PEMAKAIAN DAN PEMELIHARAAN ALAT MANOMETER OKSIGEN




PEMAKAIAN DAN PEMELIHARAAN ALAT MANOMETER OKSIGEN

No. Dokumen


No. Revisi


Halaman
1 dari 1
STANDAR OPERASIONAL
PROSEDUR


Tanggal terbit

Ditetapkan Oleh :
Direktur RS.

PENGERTIAN
Manometer oksigen adalah alat ukur untuk mengatur kecepatan aliran oksigen yang keluar dari tabung oksigen.
TUJUAN
Sebagai acuan dalam penerapan langkah-langkah pemakaian dan pemeliharaan manometer oksigen.
KEBIJAKAN

Air dalam botol manometer harus diganti bila akan digunakan oleh pasien yang berbeda.
PROSEDUR
1.    Cek kelengkapan alat manometer.
2.    Cek isi tabung oksigen.
3.    Botol pada manometer harus terisi air sampai batas yang ditentukan.
4.    Cek apakah ada kebocoran pada alat tersebut.
5.    Buka flow meter dan ukur kecepatan aliran oksigen sesuai kebutuhan.
6.    Hubungkan selang nasal atau masker dengan manometer dan pasang pada hidung pasien.
7.    Setelah selesai digunakan, bersihkan selang nasal atau masker.
8.    Simpan alat pada tempat yang telah ditentukan.
UNIT TERKAIT
·         Ruang rawat inap.
·         Unit Gawat Darurat.
·         Kamar operasi.
DOKUMEN TERKAIT
·         Buku inventaris alat.
·         Buku catatan pemakaian alat.

PEMAKAIAN DAN PEMELIHARAAN ALAT NEBULIZER

PENGGUNAAN ALAT LIVE SAVING,


PEMAKAIAN DAN PEMELIHARAAN ALAT NEBULIZER

No. Dokumen


030503

No. Revisi


0

Halaman


1/1



PROSEDUR TETAP


 

Tanggal Terbit


Januari 2010
Direktur RS Sam Ratulangi
Tondano



PENGERTIAN

Nebulizer adalah alat untuk memberikan therapi inhalasi.
TUJUAN
Sebagai acuan dalam penerapan langkah - langkah pemakaian alat nebulizer
KEBIJAKAN
Setiap alat yang digunakan harus dicek kelengkapannya, baik atau rusak dan perlu dirawat dengan baik.
PROSEDUR
1.    Alat Mikro Nebulizer diisi dengan larutan Atroven, Berotec Dan Bisolvon.sesuai dengan dosis dan diencerkan dengan ml NaCl 0,9%.
2.    Sambungkan kabel power ke stop kontak.
3.    Hidupkan saklar “ON” dan cek alat berfungsi atau tidak   keluar “Off”.
4.    Pasangkan masker Nebulizer kepada pasien.
5.    Apabila obat dalam tabung habis, matikan saklar pada posisi “Off”.
6.    Setelah dipakai alat dibersihkan simpan di tempatnya.
UNIT TERKAIT
-        Rawat mondok
-        UGD
DOKUMEN TERKAIT
-        Status pasien
-        Blangko perbaikan barang

PEMAKAIAN DAN PEMELIHARAAN ALAT DEFIBRILATOR


PENGGUNAAN ALAT LIVE SAVING
PEMAKAIAN DAN PEMELIHARAAN ALAT DEFIBRILATOR

Logo rs
PEMAKAIAN DAN PEMELIHARAAN ALAT DEFIBRILATOR

No. Dokumen


No. Revisi


Halaman






STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR


Tanggal Terbit



Ditetapkan Oleh :
Direktur RS.

PENGERTIAN
-        Defibrilator adalah alat yang dapat memberikan syock listrik   dengan mengalirkan energi melalui suatu eletroda.
-        Defibrilator dapat digunakan untuk defibrilasi dan kardioversi.
TUJUAN
Sebagai pedoman dalam penerapan langkah - langkah pemakaian dan pemeliharaan Defibrilator.
KEBIJAKAN
Harus ada tenaga terlatih untuk mengomperasikan alat tertentu.
PROSEDUR
1.     Siapkan defibrilator yang telah dihubungkan dengan stop kontak listrik.
2.     Hubungkan tiga elektroda dengan kabel eletroda.
3.     Nyalakan defibrilator dengan menekan tombol “ ON”.
4.     Tentukan energi yang diperlukan dengan cara memutar tombol pengatur energi.
5.     Paddle diberi jelly secukupnya.
6.     Letakan paddle dengan posisi paddle apeks diletakan pada apeks jantung dan paddle sternum diletakan pada garis sternal kanan dibawah klavilum kanan.
7.     Charge energi, sampai terisi penuh.
8.     Bila energi sudah penuh beri aba-aba “defibrilasi siap”, agar tidak ada anggota tim yang masih kontak dengan pasien.
9.     Kaji ulang gambaran ECG pada layar monitor, tekan tombol “dischage” pada kedua paddle sambil menekan kedua paddle.
10.  Kaji ulang gambaran ECG pada layar monitor, perlukah defibrilasi ulang.
11.  Bila sudah selesai digunakan tekan tombol “OFF” bersihkan paddle dari sisa jelly dan simpan pada tempatnya, lepaskan kabel dari stop kontak listrik.
12.  Bereskan dan bersihkan kembali alat dan simpan pada tempatnya.
UNIT TERKAIT
-          ICU
-          UGD.
DOKUMEN TERKAIT
-          Formulir perbaikan Alat.
-          Status pasien.